Pusat Aqiqah Cimahi Bandung Barat

Tampilkan postingan dengan label aqiqah sedekah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aqiqah sedekah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Desember 2017

Aqiqah Sudah di Masak, Praktis dan Hemat

Pusat Aqiqah Cimahi Bandung Barat

Assalamualaikum Ayah Bunda,...

Alhamdulillah kami Pusat Aqiqah Cimahi sudah berpengalaman menjadi penyedia jasa Aqiqah Cimahi dari tahun 2013. Pusat Aqiqah Cimahi  menyediakan paket Aqiqah yang beragam sesuai dengan kebutuhan dan konsisi dari ayah bunda. Selain itu dengan beraqiqah di Pusat Aqiqah Cimahi berarti Ayah Bunda menjadi bagian dari penyantun anak yatim, karena dengan aqiqah di Pusat Aqiqah Cimahi artinya anda bersedekah untuk anak yatim di pesantren yatim al Hilal. Kami menyediakan paket aqiqah Bintang 1 sampai bintang 3 khusus bagi ayah  bunda yang tidak mau repot karena bisa dipesan langsung samapai menjadi nasi kotak. Menyediakan Masakan Aqiqah sudah siap di bagikan, Praktis, hemat dan mudah.





Inilah contoh nasi kotak aqiqah di pusat aqiqah cimahi dan bandung barat.
untuk lebih lengkapnya bisa berkunjung ke www.aqiqahalhilal,com

Aqiqah dengan masakan terjamin kehalalanya dan rasanya yang enak.
anda tinggal membagikan masakan aqiqah kepada keluarga, tetangga dan saudara.
Aqiqah di pusat aqiqah cimahi bandung barat sangat praktis murah dan mudah

Aqiqah Cimahi 
Aqiqah Cipageran
Aqiqah Cihanjuang
Aqiqah Padasuka
Aqiqah Bandung Barat
Aqiqah Padalarang
Aqiqah Ngamprah
Aqiqah Tani Mulya






Pusat Aqiqah Cimahi Bandung Barat

Khusus BANDUNG, CIMAHI DAN BANDUNG BARAT & Sekitar...
AQIQAH Sekaligus BERSEDEKAH? Disini Tempatnya…

Mengapa MEMILIH Aqiqah di AL-HILAL?
1. Pilihan hewan, proses penyembelihan dan masak dijamin memenuhi syarat sahnya aqiqah
2. Kami menyediakan hewan aqiqah mentah atau sudah diolah menjadi masakan sate, gule, dll (DIANTAR GRATIS)
3. Kualitas & rasa masakan aqiqah terjamin karena dikelola oleh juru masak yang berpengalaman
4. Aqiqah Anda Insya Alloh berkah karena disini anda sekaligus bersedekah (Setelah dikurangi biaya operasional keuntungan dari usaha ini digunakan untuk mendukung program anak yatim)
5. Mendapatkan sertifkat aqiqah  & buku risalah aqiqah
6. Masakan Aqiqah Bisa Dibantu mendistribuskan ke panti-panti asuhan dan desa untuk support program sosial & dakwah di daerah bandung, Cimahi, Bandung Barat dan sekitarnya
7. Maasakan Aqiqah Halal & higienis serta pengelolaan sesuai syariat



Kontak Cabang Bandung Barat

Iwan Setiawan

HP/SMS/WA 085257351628

Kamis, 21 Desember 2017

DALIL-DALIL DISUNNAHKANNYA AQIQAH

kikah (bahasa Arabعقيقة, transliterasi: Aqiqah) adalah pengurbanan hewan dalam syariat Islam, sebagai penggadaian (penebus) seorang bayi yang dilahirkan. Hukum akikah menurut pendapat yang paling kuat adalah sunah muakkadah. adapun dali-dalil yang menjelaskan tentang di sunnahkannya aqiqah.




Berikut ini adalah hadits-hadits yang menunjukkan akan disunnahkannya Aqiqah :
1. عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ قَاَلَ : قَاَلَ رَسُوْلُ اللّهِ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ اَحَبَّ مِنْكُمْ اَنْ يُنْسَكَ عَنِ وَلَدِهِ فَلْيَفْعَلْ عَنِ الْغُلاَمِ شاَتَاَنِ مُكاَفأَ َتاَنِ وَعَنِ الْجاَ رِيَةِ شاَةٌ . (رواه احمد وابو داود والنسائى)
Artinya :
” Telah berkata Rasulullah SAW : Barang siapa diantara kamu ingin beribadat tentang anaknya hendaklah dilakukannya, untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang sama umurnya dan untuk anak perempuan seekor kambing “. (HR. Ahmad, Abu Daud dan Nasai.)
2.َعَنِ اِبْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا; ( أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم عَقَّ عَنْ اَلْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ كَبْشًا كَبْشًا )  رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ خُزَيْمَةَ, وَابْنُ اَلْجَارُودِ, وَعَبْدُ اَلْحَقّ ِ لَكِنْ رَجَّحَ أَبُو حَاتِمٍ إِرْسَالَه ُ
Artinya :
” Dari Ibnu Abbas Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam beraqiqah untuk Hasan dan Husein masing-masing seekor kambing kibas.” (Riwayat Abu Dawud. Hadits shahih menurut Ibnu Khuzaimah, Ibnu al-Jarud, dan Abdul Haq, namun Abu Hatim lebih menilainya hadits mursal.)
3.َوَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا ( أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَمْرَهُمْ أَنْ يُعَقَّ عَنْ اَلْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ, وَعَنْ اَلْجَارِيَةِ شَاةٌ )  رَوَاهُ اَلتِّرْمِذِيُّ وَصَحَّحَه ُ
Artinya :
” Dari ‘Aisyah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkan mereka agar beraqiqah dua ekor kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk bayi laki-laki dan seekor kambing untuk bayi perempuan.” (Hadits shahih riwayat Tirmidzi.)
4. عَنْ أُمِّ كُرْزٍ، قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏”‏ عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَانِ مِثْلاَنِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ ‏”‏ ‏.
(رواه ابوداود).‏
Artinya :
” Dari Umi Kurzi ia berkata ; telah bersabda rasulullah SAW : Untuk anak laki-laki dua ekor kambing seumpamanya dan untuk anak perempuan satu ekor kambing ” (HR. Abu Daud)



Alhamdulillah kami Pusat Aqiqah Cimahi sudah berpengalaman menjadi penyedia jasa Aqiqah Cimahi dari tahun 2013. Pusat Aqiqah Cimahi  menyediakan paket Aqiqah yang beragam sesuai dengan kebutuhan dan konsisi dari ayah bunda. Selain itu dengan beraqiqah di Pusat Aqiqah Cimahi berarti Ayah Bunda menjadi bagian dari penyantun anak yatim, karena dengan aqiqah di Pusat Aqiqah Cimahi artinya anda bersedekah untuk anak yatim di pesantren yatim al Hilal. Kami menyediakan paket aqiqah Bintang 1 sampai bintang 3 khusus bagi ayah  bunda yang tidak mau repot karena bisa dipesan langsung samapai menjadi nasi kotak.
Lebih Lengkap silahkan kunjungi : www.aqiqahalhilal.com 

CERDAS DAN SHALIH SEJAK DALAM KANDUNGAN

Memiliki anak yang cerdas dan sholeh pasti merupakan dambaan setiap orang tua. Harapan itu bukanlah suatu hal yang mustahil apabila dipersiapkan sejak dini. Bukan berarti harus menunggu punya anak terlebih dahulu untuk mempersiapkan semua itu, tetapi bisa dipersiapkan sejak anak masih didalam kandungan, ataupun bahkan sejak orang tua belum menikah pun juga sudah bisa mempersiapkan.

Hasil gambar untuk cerdas dari kandungan
Siapa yang tidak bangga apabila memiliki anak yang berprestasi disekolah? Siapa yang tidak bangga apabila anak-anaknya memiliki bakat dan karya yang bermanfaat? Siapa yang tidak merasa bahagia memiliki anak-anak yang sholeh? Siapa pun itu, bagaimana pun kondisi sosial dan ekonomi seseorang, pasti menginginkan anak-anaknya pintar, sukses, dan berakhlak baik.
Memiliki anak yang cerdas dan pintar bukanlah suatu hal yang gampang. Bagaimana memilihkan sekolah yang terbaik untuknya, menjaga makanan yang masuk ke dalam perutnya, mengontrol jam belajar dan rutinitas sehari-harinya, memberi les tambahan seperti les bahasa diluar jam sekolahnya dll. Setiap orang tua berusaha memberikan yang terbaik sesuai kemampuan masing-masing. Namun, tahukah kita sebenarnya pendidikan anak bisa dimulai sejak anak dalam kandungan? Tentu saja bukan seperti orang dewasa dengan mengajari membaca atau berhitung kepada si janin. Tapi bayi di dalam kandungan dapat mendengar bunyi-bunyi tertentu sambil mengalami sensasi tertentu.
Misalnya, tatkala si Ibu mengatakan ‘tepuk’, anak dalam kandungan mendengar bunyi ‘t-e-p-u- dan k’, karena pada saat yang bersamaan si ibu menepuk perutnya. Kombinasi bunyi dan pengalaman ini memberi kesempatan bagi anak dalam kandungan untuk belajar memahami hubungan tentang bunyi dan sensasi pada tingkat pengenalan praverbal.
Otak adalah suatu organ yang komponen lemaknya ± 60%. Pada masa perkembangan janin dalam kandungan, otak mengambil 70% dari total energi ibu. Selama dalam kandungan sampai dengan bayi lahir untuk perkembangan otak dan saraf yang optimal dibutuhkan asam lemak esensial yang spesifik misalkan decosahexanoic Acid (DHA) yaitu asam lemak tak jenuh rantai panjang (polyunsaturated fatty acids).
Perlu diketahui bahwa perkembangan otak manusia dimulai dalam kandungan dan perkembangannya menjadi lambat setelah usia 3 tahun, jadi DHA penting pada fase ini.
Beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dalam bidang perkembangan pra lahir menunjukan bahwa selama berada dalam rahim, anak dapat belajar, merasa, dan mengetahui perbedaan antara gelap dan terang. Ketika umur kandungan telah mencapai lima bulan, maka instrumen indra anak dalam kandungan sudah potensial menerima stimulasi dan sensasi dari luar rahim, seperti indra peraba bayi sudah bisa merasakan sentuhan dan rabaan orang tuanya, indra pendengaran bayi sudah mampu mendengar, misalnya suara khas ibunya, dan indra penglihatan bayi sudah mampu melihat sinar terang dan gelap di luar rahim. Dengan latihan pendidikan pralahir berarti memberikan stimulasi sistematis bagi otak dan perkembangan saraf bayi sebelum dilahirkan. Selain itu, latihan-latihan edukatif pra lahir membantu bayi lebih efektif dan efisien dan menambah kapasitas belajar setelah ia dilahirkan.
Rasulullah bersabda: “Mana­kala seseorang di antara kalian sebelum menggauli istrinya terlebih dahulu mengucapkan ‘Bismillaahi, Allohumma janib­ naasy syaithoona wa jannibi syaithoona maa rozaqtanaa’ (dengan menyebut nama Allah, Ya Allah, hindarkanlah kami dari gangguan setan dan hindarkan pula anak yang akan Engkau anugrahkan kepada kami dari gangguan setan) kemudian dilahirkanlah dari keduanya seorang anak, niscaya selamanya setan tidak akan mengganggunya.”
(Muttafaqun ‘Alaihi).
Subhanallah, Rasulullah sendiri yang mengatakan bahwa seorang anak yang lahir dengan awal yang baik maka selamanya tidak akan diganggu setan. Tidakkah kita terpesona dengan kalimat-kalimat di atas?
sumber dari : http://aqiqahalhilal.com/cerdas-dan-shalih-sejak-dalam-kandungan/

aqiqah bandung
aqiqah cimahi
aqiqah murah cimahi
aqiqah murah bandung


Rabu, 25 Februari 2015

Syarat Sah Pelaksanaan Aqiqah / Akikah

Mungkin banyak yang belum paham apa saja syarat-sayarat di terimanya Aqiqah / Akikah. Sebaiknya kita harus mengetahui  apa saja syaratnya agar aqiqah / akikah kita di terima. Sangat di sayangkan, kita mengeluarkan dana, waktu untuk aqiqah / akikah tetapi tidak di terima oleh Allah SWT sebagai ibadah.

Pertama kita harus tahu dulun apa pengertian Aqiqah / Akikah , secara definisi aqiqah / akikah berarti menyembelih kambing atau domba pada hari ketujuh (7) kelahiran seseorang anak. Secara bahasa, akikah / Aqiqah berarti pemotongan. Akikah / Aqiqah hukumnya sunah muakkadah bagi mereka yang mampu, bahkan sebagian ulama menyatakan wajib. Dasar Hukumnya adalah sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Seorang anak yang baru lahir tergadaikan oleh akikahnya. Maka disembelihkan kambing untuknya pada hari ke tujuh, dicukur rambutnya dan diberi nama”. (HR. Ashabussunah)
Selanjutnya  Imam Ahmad dan Tirmidzi meriwayatkan dari Ummu Karaz Al Ka’biyah bahwa ia bertanya kepada Rasulullah tentang Aqiqah / akikah. Beliau bersabda, “Bagi anak laki-laki disembelihkan dua ekor kambing dan bagi anak perempuan disembelihkan satu ekor. Dan tidak akan membahayakan kamu sekalian, apakah (sembelihan itu) jantan atau betina.”

Apa Saja Syarat Syahnya Aqiqah / Akikah

(1) , Hewan dengan Sifat Sembelihan yang Layak (Sah) Sebagai Akikah (Aqiqah)
 Dasarnya adalah Hadist dari Imam Nawawi ra berkata dalam kitabnya, al-Majmu':  "Hewan yang layak (sah) disembelih sebagai Akikah (Aqiqah) adalah domba yang dewasa dan kambing yang dewasa yang sudah memiliki gigi seri (gigi depan). Tambahan lainnya adalah Domba dan kambing itu harus selamat dari cacat. Karena Akikah (Aqiqah) adalah mengalirkan darah secara syar'i (sesuai dengan ketentuan Islam) maka sifat-sifat hewan yang disembelih untuk Akikah (Aqiqah) sama dengan sifat-sifat hewan yang disembelih untuk kurban, sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud dengan sanad sahih sahih bahwa Ibnu Abbas r.a. berkata "Rasulullah mengaqiqahkan Hasan da Husain masing-masing dengan seekor domba."

Berapa Jumllah Hewan Yang Harus di Potong untuk Berdasarkan hadis di atas, sifat-sifat hewan yang disembelih sebagai Akikah (Aqiqah)  Untuk anak laki-laki disembelihkan dua ekor kambing sebagai aqiqahnya dan untuk anak perempuan satu ekor saja. Hadis-hadis yang menjelaskan bahwa anak laki-laki di aqiqah / akikah kan dengan dua ekor kambing adalah hadis-hadis yang memiliki kelebihan (jika dibandingkan dengan hadis-hadis yang menjelaskan bahwa anak laki-laki diaqiqahkan dengan satu kambing).

Oleh karena itu, hadis-hadis yang dijelaskan bahwa anak laki-laki diaqiqahkan dengan dua ekor kambing lebih layak diterima. Hal ini diperkuat lagi oleh perkataan Ibnu Abbas ra. "bahwa Rasulullah Saw mengakikahkan (Hasan dan Husain) masing-masing dua ekor domba."

(2)Kapan Waktu Penyembelihan Hewan Aqiqah / akikah
Berdasarkan Hadist Nabi, penyembelihan hewan akikah (Aqiqah) dilaksanakan pada hari ketujuh setelah lahirannya seorang bayi, dengan menghitung hari kelahirannya. Jadi, hewan akikah (Aqiqah) disembelih pada hari keenam, jika hari kelahiran tidak dihitung. Apabila sang anak dilahirkan pada malam hari maka dihitung dari hari setelah malam kelahiran itu.

Penyembelihan hewan akikah (Aqiqah) dilaksanakan pada hari ketujuh, sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi dari Abdullah ibn Buraidah, dari ayahnya, dari Nabi Saw, beliau bersabda, "Hewan akikah (Aqiqah) itu disembelih pada hari ketujuh, hari keempat belas, dan hari kedua puluh satu."

Pendapat Pertama : Mazhab Hanbali, akikah (Aqiqah) disembelih pada hari ketujuh dan seterusnya, kelipatan tujuh. Mereka memiliki beberapa riwayat (yang dapat dijadikan dalil).

Pendapat Kedua : Mazhab Syafi'I disebutkan bahwa penyebutan tujuh itu untuk ikhtiyar (pilihan) bukan keharusan. Rafi'I menambahkan bahwa waktu penyembelihan hewan akikah (Aqiqah) dimulai dari kelahiran bayi.

Ada yang bertanya bagaimana jika akikah / aqiqahnya sudah dewasa , penjelasan dari Imam Syafi'i adalah, "Makna hadis itu adalah penyembelihan akikah (Aqiqah) diusahakan tidak ditangguhkan hingga melewati hari ketujuh. Namun jika memang belum sempat berakikah sampai sang bayi telah mencapai usia baligh, maka gugurlah tanggung jawab orang yang seharusnya mengakikahkannya. Tetapi, jika sang anak ingin berakikah untuk dirinya sendiri maka ia boleh melakukannya.

Pendapat Ulama lainya mengatakan, "Tanggung jawab untuk mengakikahkan tidak hilang walaupun tidak dilaksanakan pada hari ketujuh, namun disunnahkan agar tidak terlambat sampai usia balig."
Salah Satunya adalah Imam an-Nawawi berkata, "Aku Abdillah al-Busyihi, salah seorang imam dalam mazhab kami berkata, "Jika tidak sempat menyembelih pada hari ketujuh maka di hari keempat belas, (jika belum juga dilaksanakan) maka di hari kedua puluh satunya, demikian terus pada kelipatan tujuh."

Selasa, 10 Februari 2015

Siapa yang Membiayai ‘Aqiqah ?





Anak memang tanggung jawab orangtua, dengan begitu berarti ‘aqiqah seorang anak juga termasuk tanggungjawab orangtua. Namun boleh jika ‘aqiqah dibiayai oleh selain orangtua. Sebagaimana pendapat syaikh Ibnu Jibrin Rahimahullah, “Jika si anak di ‘aqiqah i oleh kakeknya atau saudaranya atau yang lainnya maka ini juga boleh. Tidak disyaratkan harus oleh ayahnya atau dibiayai sebagiannya.” (Aktsar min Alf Jawab lil Mar’ah)

Aqiqah Murah di Rumah Aqiqah Al Hilal Bandung
Mulai harga 1,1 Juta Aqqah di Bandung bisa aqiqah dan sudah di masak
Aqiqah di Rumah Aqiqah Bandung sangat berkualitas dengan pelayanan Ramah, Cepat dan Tepat Waktu.
Untuk daerah Bandung Kota Gratis Ongkos Kirim di Rumah Aqiqah Bandung

Selasa, 17 Juni 2014

Aqiqah di Rumah Aqiqah Bandung sambil Menyantuni Anak Yatim Penghafal Al-Quran

Masyarakat Bandung, Cimahi dan sekitarnya sekarang bisa melaksanakan aqiqah dengan pahala mulitmanfaat. Aqiqah Bandung kami layani dengan layanan berkualitas. Dengan Aqiqah di Rumah Aqiqah Bandung Mungkin saja kita bisa melaksanakan aqiqah sendiri dan hanya mendapatkan pahala aqiqah dengan terlaksananya aqiqah anak kita. Rumah Aqiqah Bandung berpengalaman sejak tahun 2013 dengan kantor di Jalan Gegerkalong Hilir 155A. dengan bendera Aqiqah al Hilal

Tetapi sekarang jika pelaksanaan aqiqah di Rumah Aqiqah Bandung, selain mendapat pahala aqiqah pelanggan juga mendapat pahala menyantuni anak yatim penghafal Al-Quran karena sebagian keuntunganya digunakan untuk mendukung operasional Pondok Yatim Al-Hilal.
Pondok Yatim Al-Hilal memilki 7 Pondok yaitu :
1. Pondok Yatim Al-Hilal Cibiru   14 Anak Yatim
2. Pondok Yatim Al-Hilal Gegerkalong Hilir 8 Anak Yatim
3. Pondok Yatim Al-Hilal Cililin   22 Anak Yatim
4. Pondok Yatim Al-Hilal Banjaran 12 Anak Yatim 
5. Pondok Yatim Al-Hilal Cimahi  4 Anak Yatim
6. Pondok Yatim Al-Hilal Cisarua 5 Anak Yatim
7. Pondok Yatim Al-Hilal Dago 9 Anak Yatim

Semoga Kita mendapatkan Pahala Aqiqah dan sekaligus mendapatkan pahala menyantuni anak yatim penghafal Al-Qur,an di Yayasan Al-Hilal.


Aqqiah Anak yatim bandung

aqiqah rumah anak yatim

anak yatim bandung rumah aqiqah pondok yatim

anak yatim makan masakan aqiqah rumah aqiqah bandung

aqiqah bandung kotak paket nasi

Pelangan Aqiqah di Bandung dan Cimahi Puas dengan Pelayanan Rumah Aqiqah Bandung

Kepuasan Pelanggan Aqiqah Adalah Kebahagiaan Kami
Kesempurnaan Ibadah Aqiqah Pelanggan Adalah Ibadah Kami

Demikianlah moto kami dalam melayani pelanggan yang memesan Aqiqah di Rumah Aqiqah Bandung
Kami sadar bahwa Usaha Kami bukan saja bertujuan ekonomi, tetapi kami sedang membantu pelanggan
Aqiqah melaksanakan ibadah Aqiqah yang merupakan salah kewajiban orang tua kepada anaknya yang
baru lahir ke dunia ini.

Hasilnya syukur Alhamdulillah pelanggan puas dengan pelayanan aqiqah kami, berikut ini beberapa screen shot dari Black Barry Messenger (BBM) yang sempat kami abadikan :


aqiqah bandung, rumah aqiqah, aqiqah puas

Aqiqah Bandung puas


kami mengutamakan kepuasan dan ke"mabruran" dalam Ibadah Aqiqah pelanggan. Amanah bagi kami adalah melaksanakan Aqiqah sebaik mungkin sesuai syari, memasak makanan se enak mungkin.
Ciri khas makanan kami adalah : Enak, Cukup Bumbu, Lunak dan tidak bau daging.

Info Pemesanan Aqiqah :
Iwan Setiawan : 085 257 351 628


Rabu, 22 Januari 2014

Bacaan Doa Ketika Hendak Bersalin : Biar Lancar Melahirkan Anak

Biar Melahirkan Tenang dan Lancar


Setiap ibu pasti merasakan kekhawatiran pada masa-masa kehamilan . Ada rasa takut, khawatir, resah, meski bercampur dengan bahagia karena menanti sang buah hati. Terlebih lagi setelah memasuki masa-masa persalinan. Ketegangan dan kekhawatiran biasanya semakin meningkat. Apalagi jika baru pertama kali melahirkan pasti lebih tegang dan rasa takut dan khawatir yang tinggi.
Tidak ada pilihan kita kecuali harus menggantungkan diri kita kepada sang pemilik kita dan jabang bayi yang ada di perut. Sambil menyempurnakan ikhtiar kita juga memhon agar persailnan dimudahkan. Nah banyak yang bingung dzikir dan doa apa yang diamalkan ketika menjelang persalinan. 


 Foto diambil dari website

Karena itulah, Islam memberikan tuntunan bagi para ibu hamil untuk senantiasa berdzikir dan berdo’a, agar segala gundah dan resah terhapus, digantikan oleh rasa tenang dan bahagia.

Allah Ta’ala berfirman:

“orang-orang yang beriman, dan hati mereka tenang dengan mengingat Allah. Ingatlah, dengan mengingat Allah maka hati akan menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d 28)

Dzikir yang paling dianjurkan dan paling utama adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an. Karena di dalamnya terdapat banyak sekali kebaikan. Juga obat untuk segala macam penyakit.

Dianjurkan pula bagi ibu hamil untuk banyak membaca dzikir pagi petang yang telah diajarkan menurut sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Hindarkan diri Anda untuk membaca dzikir-dzikir yang tidak jelas riwayatnya, apalagi jika do’a dan dzikir itu tidak sesuai dengan yang diajarkan oleh Rosulullah.

Beberapa dzikir dan do’a yang dianjurkan untuk dibaca:

1. Surat Al-Fatihah. Memiliki keutamaan sebagai ruqyah, untuk mengobati segala penyakit dan kesusahan. Boleh dibaca satu kali, tiga kali, tujuh kali, atau lebih.

2. Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas. Masing-masing dibaca 3 kali di pagi hari, sore hari, dan menjelang tidur.

3. Membaca ayat Kursi, yakni ayat 255 pada surat Al-Baqarah. Baik dibaca satu kali di pagi dan sore hari, menjelang tidur, dan saat dzikir setelah shalat fardhu.

4. Membaca 2 ayat terakhir dari surat Al-Baqarah, yaitu ayat 285 dan 286. Baik dibaca satu kali di sore hari atau menjelang tidur. Membaca ayat ini insya Allah akan menjaga dan melindungi Anda dari segala gangguan.

5. Membaca 5 ayat pertama dari surat Al-Baqarah.

6. Banyak membaca kalimat, “Laa haula walaa quwwata illaa billaah” yang artinya, “Tiada daya dan kekuatan melainkan karena pertolongan Allah.”

7. Memperbanyak istighfar. Yaitu ucapan, “Astaghfirullaah…”

Dan lain sebagainya. Anda dapat membeli buku dzikir pagi petang yang sesuai dengan tuntunan sunnah, atau terkhususkan buku Wirid Ibu Hamil yang memuat banyak do’a dan dzikir dari hadits-hadits yang shahih. Wallahu a’lam.
 Sumber Bacaan :

http://www.rumahbunda.com/fiqh-for-women/dzikir-dan-doa-yang-dianjurkan-untuk-ibu-hamil-hendak-melahirkan

Jumat, 17 Januari 2014

Aqiqah : Bukti Kasih Sayang Kepada Anak Yang Baru Lahir

anak yatim, aqiqah, kambing aqiqah, wisata aqiqah, syukuran aqiqah, tata cara aqiqah, sunah aqiqah, syariat aqiqah

Aqiqah : Bukti Kasih Sayang Kepada Anak Yang Baru Lahir

Kasih sayang kepada anaknya tentunya sangat besar, apalagi jika anak baru lahir maka luapan kebahagiaan akan terasa di keluarga yang baru mendapatkan bayi yang baru lahir. Perwujudan kasih sayang bisa di wujudkan dengan merwat bayi tersebut dengan baik, dari makanannya, pakaiannya dan tempat tinggalnya. Perhatian, waktud an biaya tercuarah agar anak yang disayanginya bisa sehat dan tumbuh dengan baik.
kasih Sayang kepada anak yang baru lahir ternyata tidak cukup dengan pemberian dan perhatian saecara jasmani, ada bentuk kasih sayang yang menuju agar anak yang baru lahir memilki rohani yang kuat dan diberikan curahan hidayah dan taufik untuk tumbuh menjadi manusia yang sholeh dan taat beragama.
Nah Mengapa aqiqah merupakan perwujudan kasih sayang orang tua kepada anaknya : 
Aqiqah adalah salah satu sunnah yang diajarkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam untuk memperlihatkan nikmat yang diberikan Allah, berupa lahirnya seorang bayi.
Aqiqah adalah salah satu sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan bersyukur atas nikmat-Nya dan berbahagia atas lahirnya seorang bayi.
Aqiqah adalah fidyah (tebusan) untuk menebus sang bayi dari mendapatkan musibah dan petaka, sebagaimana Allah menebus Nabi-Nya, Ismail, dengan penyembelihan agung. sehingga penyembelihan ini menjadi perbuatan sunnah yang diikuti anak cucu Ismail dan orang-orang setelahnya. dan, setealah datang Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam, beliau mendukung pelaksanaan ibadah ini.
Aqiqah sebagai pelepas ikatan seorang anak dapat memberikan syafaat kepada kedua orangtuanya sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Samurah. dan, aqiqah merupakan salah satu sarana tepat untuk bermasyarakat.

Selasa, 14 Januari 2014

Tren Baru Di Bandung : Aqiqah di Pondok Yatim

Trend Baru Di Bandung : Aqiqah di Pondok Yatim


Kota Bandung sebagai salah satu kota besar di Indonesia memiliki kompleksitas dalam kehidupan masyarakatnya. Kesibukan warga Bandung sehari-hari untuk warga Bandung mencari alternatif kegiatan yang lebih praktis, hemat waktu, hemat biaya tetapi memilki nilai tambah yang labih besar.
Dalam melaksanakan Aqiqah ada tren baru di Warga Bandung, yaitu melaksanakan Aqiqah untuk anaknya di Pondok Yatim. Hal ini dikarenakan beberapa faktor :
  • Lebih Praktis karena Hewan Aqiqah dan proses memasaknya ditangani oleh Aqiqah Al-Hilal lebih hemat dan praktis
  • Memailki nilai tambah Sedekah untuk anak-anak yatim sehingga lebih berkah
  • Mendidik keluarga menjadi penyanyang anak yatim
  • Lebih Berkah untuk Keluarga karena diadakan di Pondok Anak-Anak Yatim
Di bandung ada Tiga Pondok Anak Yatim yaitu :
1. Pondok Yatim Cibiru
    Alamat : Jalan Kebon Kalapa No.24 RT. 04 RW 14 Cipadung Cibiru
2. Pondok Yatim Gegerkalong
    Alamat : jalan Gegerkalong Hilir 205 Bandung
3. Pondok Yatim Cililin Bandung Barat
    Alamat : Selatan Pasar Rancapanggung Cililin Bandung Barat


Aqiqah, Anak Yatim, Aqqiah Anak Yatim, Aqiqah Sedekah, Aqiqah Panti,

aqiqah,aqiqah anak yatim, anak yatim, aqiqah sedekah, aqiqah bandung, aqiqah anak yatim bandung

Minggu, 12 Januari 2014

Musim Libur Tiba, Warga Bandung dan Cimahi Banyak Yang melaksanakan Aqiqah

Musim Libur Tiba, Warga Bandung dan Cimahi Banyak Yang melaksanakan Aqiqah

Setiap musim liburan tiba banyak warga kota bandung dan cimahi mengisinya dengan melaksanakan aqiqah bagi anak atau cucunya yang baru lahir.
Mengapa memilih  hari libur? salah satu alasanya agar semua keluarga kumpul dan menghadiri acara silaturahmi Aqiqah. hal ini disampaikan oleh Bapak Heri Purwanto yang melaksanakan Aqiqah berbarengan dengan libur long week end maulid nabi Muhammad SAW 1435 H.

Senada dengan Pa heri, disampaikan oleh bapak Handriana dan Bapak Supriadi sebagai pengelola Aqiqah Terbesar di Bandung menyampiakan ada kenaikan sekitar 40-50% dari hari-hari biasa warga kota Bandung  dan Cimahi yang melaksanakan aqiqah di hari libur.










Untuk Mendapatkan Layanan  Aqiqah Terbaik dan termurah di Kota Bandung, Cimahi dan Sekitarnya Bisa Menghubungi Kami:


Aqiqah Sambil Bersedekah di Pondok Yatim

  Aqiqah Sambil Bersedekah di Pondok Yatim


Ingin Aqiqah anak anda berkah, bisa dengan cara beraqiqah di aqiqah al-hilal, karena sebagian keuntunganya digunakan untuk membantu opersiaonal anak yatim yang tergabung di Pondok Yatim. Anak-anak yatim belajar mengahafal al-quran, sehingga dengan ber-aqiqah di aqiqah alhilal berarti membantu para penghafal al-quran. Insya Allah dobel pahala.
untuk melihat lebih lengkap profile pondok yatim silahkan kunjungi :
www.pondok-yatim.org
www.pengasuhanakyatim.com




domba aqiqah, aqiqah anak yatim, aqiqah bandung, aqiqah al hilal


Aqiqah Alhilal adalah sebuah program layanan, penyediaan hewan, pengelolaan sampai distribusi hewan aqiqah kepada yang berhak.

kenapa harus memilih aqiqah di Pondok Yatim Alhilal.?
1. Kami menyediakan hewan mentah atau sudah diolah menjadi masakan sate, gule, dll (DIANTAR GRATIS).
2. Kualitas dan rasa masakan terjamin karena dikelola dan dimasak oleh juru masak yang berpengalaman
3. Aqiqah Anda Insya Alloh berkah karena di sini anda sekaligus bersedekah (setelah dikurangi biaya operasional keuntungan dari usaha ini digunakan untuk mendukung program anak yatim).
4. Mendapatkan sertifikat dan buku risalah aqiqah
5. Dibantu mendistribusikan ke panti-panti asuhan dan desa untuk support program dakwah.
6. Halal dan higienis serta pengelolaan sesuai syariat
Bagi anda yang berminat Aqiqah di Pondok Yatim Alhilal silahkan Hubungi Supriadi
085759176617, pin BB 2A5687B6

http://www.aqiqahalhilal.com
FB : Aqiqahalhilal
Follow : @aqiqah_alhilal

CARI AQIQAH MURAH DI BANDUNG

 CARI AQIQAH MURAH DI BANDUNG


Tentunya anda sangat bahagia ketika anak anda lahir, anak yang di tungu-tunggu dan menjadi permata hati ayah ibunya. Sebagai rasa syukur sebagai ibu bapak, ingin mengaqiqahkan anaknya. Dimana Men Cari Aqiqah Murah di bandung. Datang atau telpon saja ke Aqiqah Al-Hilal, sebagai solusi men_ Cari Aqiqah Murah di Bandung.

Hanya 1,1 Juta Rupiah Sudah Siap Saji dan Gratis di Antar....

Hubungi : 

Iwan 085257351 628 atau 022-2001776

aqiqah, aqiqah bandung, aqiqah murah, aqiqah anak yatim, kambing aqiqah, aqiqah sedekah, aqiqah anak, aqiqah deWASA, AQIQAH BANDUNG

Kamis, 09 Januari 2014

Sudah Dewasa Belum Diaqiqah, Lebih Utama Qurban atau Aqiqah yang Tertunda ?


PERTANYAAN
Assalamu’alaikum wr wb..
Ustad, saya berumur 22 th, saya belum di aqiqah kan oleh orang tua saya. Mana yang lebih utama untuk saya, aqiqah atau qurban? cttn dg biaya sendiri. saya belum berqurban.
Wassalamu’alaikum wr wb..
nilmi
Waalaikumussalam Wr Wb

Hukum Aqiqah
Aqiqah adalah sembelihan hewan kurban untuk anak yang baru lahir dan dilakukan pada hari ketujuh kelahirannya. Hukum pelaksanaan aqiqah ini adalah sunnah muakkadah, sebagaimana diriwayatkan dari Samurah bahwa Nabi saw bersabda,”Setiap anak yang dilahirkan itu terpelihara dengan aqiqahnya dan disembelihkan hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur dan diberikan nama untuknya.” (HR. Imam yang lima, Ahmad dan Ashabush Sunan dan dishohihkan oleh Tirmidzi)
Waktu pelaksanaan aqiqah ini adalah pada hari ketujuh dari hari kelahirannya namun jika ia tidak memiliki kesanggupan untuk menagqiqahkannya pada hari itu maka ia diperbolehkan mengaqiqahkannya pada hari keempat belas, dua puluh satu atau pada saat kapan pun ia memiliki kelapangan rezeki untuk itu, sebagaimana makna dari pendapat para ulama madzhab Syafi’i dan Hambali bahwa sembelihan untuk aqiqah bisa dilakukan sebelum atau setelah hari ketujuh.
Adapun yang bertanggung jawab melakukan aqiqah ini adalah ayah dari bayi yang terlahir namun para ulama berbeda pendapat apabila yang melakukannya adalah selain ayahnya :
1. Para ulama Madzhab Syafi’i berpendapat bahwa sunnah ini dibebankan kepada orang yang menanggung nafkahnya.
2. Para ulama Madzhab Hambali dan Maliki berpendapat bahwa tidak diperkenankan seseorang mengaqiqahkan kecuali ayahnya dan tidak dieperbolehkan seorang yang dilahirkan mengaqiqahkan dirinya sendiri walaupun dia sudah besar dikarenakan menurut syariat bahwa aqiqah ini adalah kewajiban ayah dan tidak bisa dilakukan oleh selainnya.
3. Sekelompok ulama Madzhab Hambali be
rpendapat bahwa seseorang diperbolehkan mengaqiqahkan dirinya sendiri sebagai suatu yang disunnahkan. Aqiqah tidak mesti dilakukan saat masih kecil dan seorang ayah boleh mengaqiqahkan anak yang terlahir walaupun anak itu sudah baligh karena tidak ada batas waktu maksimalnya.(al Fiqhul Islami wa Adillatuhu juz IV hal 2748)
Aqiqah atau Kurban
Dari keterangan diatas bisa disimpulkan bahwa aqiqah tidak mesti dilakukan pada hari ketujuh dan itu semua diserahkan kepada kemampuan dan kelapangan rezeki orang tuanya, bahkan ia bisa dilakukan pada saat anak itu sudah besar / baligh.
Orang yang paling bertanggung jawab melakukan aqiqah adalah ayah dari bayi terlahir pada waktu kapan pun ia memiliki kesanggupan. Namun jika dikarenakan si ayah memiliki halangan untuk mengadakannya maka si anak bisa menggantikan posisinya yaitu mengaqiqahkan dirinya sendiri, meskipun perkara ini tidak menjadi kesepakatan dari para ulama.
Dari dua hal tersebut diatas maka ketika seseorang dihadapkan oleh dua pilihan dengan keterbatasan dana yang dimilikinya antara kurban atau aqiqah maka kurban lebih diutamakan baginya, dikarenakan hal berikut :
1. Perintah berkurban ini ditujukan kepada setiap orang yang mukallaf dan memiliki kesanggupan berbeda dengan perintah aqiqah yang pada asalnya ia ditujukan kepada ayah dari bayi yang terlahir.
     aqiqah     aqiqah anak     aqiqah anak yatim     aqiqah badung murah     aqiqah bandung     aqiqah deWASA     aqiqah murah     aqiqah murah bandung     aqiqah sedekah     aqiqah yatim     kambing aqiqah2. Meskipun ada pendapat yang memperbolehkan seseorang mengaqiqahkan dirinya sendiri namun perkara ini bukanlah yang disepakati oleh para ulama.
Dalil mereka yang memperbolehkan seseorang mengaqiqahkan dirinya sendiri adalah apa yang diriwayatkan dari Anas dan dikeluarkan oleh al Baihaqi, “Bahwa Nabi saw mengaqiqahkan dirinya sendiri setelah beliau diutus menjadi Rasul.” Kalau saja hadits ini shohih, akan tetapi dia mengatakan,”Sesungguhnya hadits ini munkar dan didalamnya ada Abdullah bin Muharror dan ia termasuk orang lemah sekali sebagaimana disebutkan oleh al Hafizh. Kemudian Abdur Rozaq berkata,”Sesungguhnya mereka telah membicarakan dalam masalah ini dikarenakan hadits ini.” (Nailul Author juz VIII hal 161 – 162, Maktabah Syamilah)
Wallahu A’lam
- Ustadz Sigit Pranowo, Lc-
Bila ingin memiliki  karya beliau dari  kumpulan jawaban jawaban dari Ustadz Sigit Pranowo LC di Rubrik Ustadz Menjawab , silahkan kunjungi link ini :
Resensi Buku : Fiqh Kontemporer yang membahas 100 Solusi

Sumber : http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/sudah-dewasa-beluh-diaqiqah-lebih-utama-qurban-atau-aqiqah-yang-tertunda.htm

Anda Ingin Beraqiqah Sambil SEDEKAH silahkan Klik www.aqiqahalhilal.com

Sudah Dewasa Belum Diaqiqah, Lebih Utama Qurban atau Aqiqah yang Tertunda ?


PERTANYAAN
Assalamu’alaikum wr wb..
Ustad, saya berumur 22 th, saya belum di aqiqah kan oleh orang tua saya. Mana yang lebih utama untuk saya, aqiqah atau qurban? cttn dg biaya sendiri. saya belum berqurban.
Wassalamu’alaikum wr wb..
nilmi
Waalaikumussalam Wr Wb

Hukum Aqiqah
Aqiqah adalah sembelihan hewan kurban untuk anak yang baru lahir dan dilakukan pada hari ketujuh kelahirannya. Hukum pelaksanaan aqiqah ini adalah sunnah muakkadah, sebagaimana diriwayatkan dari Samurah bahwa Nabi saw bersabda,”Setiap anak yang dilahirkan itu terpelihara dengan aqiqahnya dan disembelihkan hewan untuknya pada hari ketujuh, dicukur dan diberikan nama untuknya.” (HR. Imam yang lima, Ahmad dan Ashabush Sunan dan dishohihkan oleh Tirmidzi)
Waktu pelaksanaan aqiqah ini adalah pada hari ketujuh dari hari kelahirannya namun jika ia tidak memiliki kesanggupan untuk menagqiqahkannya pada hari itu maka ia diperbolehkan mengaqiqahkannya pada hari keempat belas, dua puluh satu atau pada saat kapan pun ia memiliki kelapangan rezeki untuk itu, sebagaimana makna dari pendapat para ulama madzhab Syafi’i dan Hambali bahwa sembelihan untuk aqiqah bisa dilakukan sebelum atau setelah hari ketujuh.
Adapun yang bertanggung jawab melakukan aqiqah ini adalah ayah dari bayi yang terlahir namun para ulama berbeda pendapat apabila yang melakukannya adalah selain ayahnya :
1. Para ulama Madzhab Syafi’i berpendapat bahwa sunnah ini dibebankan kepada orang yang menanggung nafkahnya.
2. Para ulama Madzhab Hambali dan Maliki berpendapat bahwa tidak diperkenankan seseorang mengaqiqahkan kecuali ayahnya dan tidak dieperbolehkan seorang yang dilahirkan mengaqiqahkan dirinya sendiri walaupun dia sudah besar dikarenakan menurut syariat bahwa aqiqah ini adalah kewajiban ayah dan tidak bisa dilakukan oleh selainnya.
3. Sekelompok ulama Madzhab Hambali be
rpendapat bahwa seseorang diperbolehkan mengaqiqahkan dirinya sendiri sebagai suatu yang disunnahkan. Aqiqah tidak mesti dilakukan saat masih kecil dan seorang ayah boleh mengaqiqahkan anak yang terlahir walaupun anak itu sudah baligh karena tidak ada batas waktu maksimalnya.(al Fiqhul Islami wa Adillatuhu juz IV hal 2748)
Aqiqah atau Kurban
Dari keterangan diatas bisa disimpulkan bahwa aqiqah tidak mesti dilakukan pada hari ketujuh dan itu semua diserahkan kepada kemampuan dan kelapangan rezeki orang tuanya, bahkan ia bisa dilakukan pada saat anak itu sudah besar / baligh.
Orang yang paling bertanggung jawab melakukan aqiqah adalah ayah dari bayi terlahir pada waktu kapan pun ia memiliki kesanggupan. Namun jika dikarenakan si ayah memiliki halangan untuk mengadakannya maka si anak bisa menggantikan posisinya yaitu mengaqiqahkan dirinya sendiri, meskipun perkara ini tidak menjadi kesepakatan dari para ulama.
Dari dua hal tersebut diatas maka ketika seseorang dihadapkan oleh dua pilihan dengan keterbatasan dana yang dimilikinya antara kurban atau aqiqah maka kurban lebih diutamakan baginya, dikarenakan hal berikut :
1. Perintah berkurban ini ditujukan kepada setiap orang yang mukallaf dan memiliki kesanggupan berbeda dengan perintah aqiqah yang pada asalnya ia ditujukan kepada ayah dari bayi yang terlahir.
     aqiqah     aqiqah anak     aqiqah anak yatim     aqiqah badung murah     aqiqah bandung     aqiqah deWASA     aqiqah murah     aqiqah murah bandung     aqiqah sedekah     aqiqah yatim     kambing aqiqah2. Meskipun ada pendapat yang memperbolehkan seseorang mengaqiqahkan dirinya sendiri namun perkara ini bukanlah yang disepakati oleh para ulama.
Dalil mereka yang memperbolehkan seseorang mengaqiqahkan dirinya sendiri adalah apa yang diriwayatkan dari Anas dan dikeluarkan oleh al Baihaqi, “Bahwa Nabi saw mengaqiqahkan dirinya sendiri setelah beliau diutus menjadi Rasul.” Kalau saja hadits ini shohih, akan tetapi dia mengatakan,”Sesungguhnya hadits ini munkar dan didalamnya ada Abdullah bin Muharror dan ia termasuk orang lemah sekali sebagaimana disebutkan oleh al Hafizh. Kemudian Abdur Rozaq berkata,”Sesungguhnya mereka telah membicarakan dalam masalah ini dikarenakan hadits ini.” (Nailul Author juz VIII hal 161 – 162, Maktabah Syamilah)
Wallahu A’lam
- Ustadz Sigit Pranowo, Lc-
Bila ingin memiliki  karya beliau dari  kumpulan jawaban jawaban dari Ustadz Sigit Pranowo LC di Rubrik Ustadz Menjawab , silahkan kunjungi link ini :
Resensi Buku : Fiqh Kontemporer yang membahas 100 Solusi

Sumber : http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/sudah-dewasa-beluh-diaqiqah-lebih-utama-qurban-atau-aqiqah-yang-tertunda.htm

Anda Ingin Beraqiqah Sambil SEDEKAH silahkan Klik www.aqiqahalhilal.com

Jumat, 27 Desember 2013

KEUATAMAAN AQIQAH

WISATA AQIQAH, AQIAH ANAK YATIM, AQIQAH BANDUNG, AQIQAH MURAH, AQIQAH SEDEKAH, AQIQAH CIMAHI, AQQAH TASIKMALAYA

KEUTAMAAN AQIQAH

 Keutamaan Aqiqah harus diketahui oleh kita agar kita termotivasi untuk melaksanakan aqiqah. Aqiqah adalah domba (kambing) yang disembelih untuk bayi yang baru lahir yaitu pada hari ketujuh dari kelahiran.
Hukum Aqiqah
Aqiqah hukumnya sunnah muakadah bagi orang tua/wali bayi jika mampu untuk melaksanakannya, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang artinya:
“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelih (aqiqahnya) bagi dia pada hari ketujuh (dari kelahirannya), dinamai dia dan dicukur rambutnya.” (HR. Imam Ahmad: 5/8, 12 dan An-Nasa’i: 7/166, dan dishahihkan lebih dari satu orang)
Hikmah Aqiqah
Aqiqah merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah setelah dikaruniai seorang anak dan sebagai wasilah kepada Allah Subhanahu wata’ala untuk menjaga dan melindungi bayi yang dilahirkan.
Hukum-hukum Aqiqah:
1. Kondisi kesehatan dan usia hewan aqiqah.
Apa yang diperbolehkan dalam berqurban dari segi umur dan kondisi fisik, dan apa yang tidak diperbolehkan untuk berqurban juga tidak diperbolehkan untuk aqiqah.
2. Memakan sebagian dan membagikannya sebagian.
Dianjurkan untuk membaginya sebagaimana pembagian dalam daging kurban, memakan sebagian darinya, mensedekahkan dan menghadiahkan sebagian lainnya.
3. Hal yang dianjurkan pada hari aqiqah.
Disunnahkan aqiqah untuk laki-laki dengan dua ekor kambing karena Rasulallah Shallahu ‘alaihi wasallam menyembelih dua ekor kambing (untuk aqiqah) Hasan. (HR. At-Tirmidzi, dan dia menshahihkannya)
(Dan untuk anak perempuan satu ekor kambing-red)
Dianjurkan juga untuk memberi nama pada hari ketujuhnya, dengan nama yang terbaik, dan dianjurkan untuk mencukur rambutnya dan bersedekah dengan emas dan perak yang diukur dari berat rambutnya atau disesuaikan dengan uang. Sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadits ketika Rasulallah Shallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelih (aqiqahnya) bagi dia pada hari ketujuh (dari kelahirannya), dinamai dia dan dicukur rambutnya.” (HR. Imam Ahmad: 5/8, 12 dan An-Nasa’i: 7/166).
4. Adzan dan iqamah di telinga anak yang dilahirkan.
Para ulama menganjurkan untuk adzan di telinga kanan bayi dan iqamah di telinga kiri dengan mengharap perlindungan Allah Subhanahu wata’ala dari gangguan jin. Sebagaimana diterangkan dalam sebuah riwayat:
“Barang siapa yang telah mendapat kelahiran anak, maka dibacakan adzan di telinga kanannya dan iqamah di telinga kirinya, maka anak tersebut tidak akan diganggu ummu sibyan (jin).” (Disebutkan oleh Ibnu As-Suni secara marfu’: 617 dan Imam An-Nawawi menyebutkannya di dalam Al-Adzkar: 253, juga penyusun At-Talkhis namun dia tidak berkomentar).
Apabila telah lewat tujuh hari belum menyembelih aqiqah, maka sah untuk menyembelih pada hari keempat belas atau hari keduapulu satu, dan jika bayi itu meninggal sebelum hari ketujuh tidak perlu aqiqah baginya.

AQIQAH

WISATA AQIQAH, AQIAH ANAK YATIM, AQIQAH BANDUNG, AQIQAH MURAH, AQIQAH SEDEKAH, AQIQAH CIMAHI, AQQAH TASIKMALAYA

KEUTAMAAN AQIQAH

 
Aqiqah adalah domba (kambing) yang disembelih untuk bayi yang baru lahir yaitu pada hari ketujuh dari kelahiran.
Hukum Aqiqah
Aqiqah hukumnya sunnah muakadah bagi orang tua/wali bayi jika mampu untuk melaksanakannya, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang artinya:
“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelih (aqiqahnya) bagi dia pada hari ketujuh (dari kelahirannya), dinamai dia dan dicukur rambutnya.” (HR. Imam Ahmad: 5/8, 12 dan An-Nasa’i: 7/166, dan dishahihkan lebih dari satu orang)
Hikmah Aqiqah
Aqiqah merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah setelah dikaruniai seorang anak dan sebagai wasilah kepada Allah Subhanahu wata’ala untuk menjaga dan melindungi bayi yang dilahirkan.
Hukum-hukum Aqiqah:
1. Kondisi kesehatan dan usia hewan aqiqah.
Apa yang diperbolehkan dalam berqurban dari segi umur dan kondisi fisik, dan apa yang tidak diperbolehkan untuk berqurban juga tidak diperbolehkan untuk aqiqah.
2. Memakan sebagian dan membagikannya sebagian.
Dianjurkan untuk membaginya sebagaimana pembagian dalam daging kurban, memakan sebagian darinya, mensedekahkan dan menghadiahkan sebagian lainnya.
3. Hal yang dianjurkan pada hari aqiqah.
Disunnahkan aqiqah untuk laki-laki dengan dua ekor kambing karena Rasulallah Shallahu ‘alaihi wasallam menyembelih dua ekor kambing (untuk aqiqah) Hasan. (HR. At-Tirmidzi, dan dia menshahihkannya)
(Dan untuk anak perempuan satu ekor kambing-red)
Dianjurkan juga untuk memberi nama pada hari ketujuhnya, dengan nama yang terbaik, dan dianjurkan untuk mencukur rambutnya dan bersedekah dengan emas dan perak yang diukur dari berat rambutnya atau disesuaikan dengan uang. Sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadits ketika Rasulallah Shallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, disembelih (aqiqahnya) bagi dia pada hari ketujuh (dari kelahirannya), dinamai dia dan dicukur rambutnya.” (HR. Imam Ahmad: 5/8, 12 dan An-Nasa’i: 7/166).
4. Adzan dan iqamah di telinga anak yang dilahirkan.
Para ulama menganjurkan untuk adzan di telinga kanan bayi dan iqamah di telinga kiri dengan mengharap perlindungan Allah Subhanahu wata’ala dari gangguan jin. Sebagaimana diterangkan dalam sebuah riwayat:
“Barang siapa yang telah mendapat kelahiran anak, maka dibacakan adzan di telinga kanannya dan iqamah di telinga kirinya, maka anak tersebut tidak akan diganggu ummu sibyan (jin).” (Disebutkan oleh Ibnu As-Suni secara marfu’: 617 dan Imam An-Nawawi menyebutkannya di dalam Al-Adzkar: 253, juga penyusun At-Talkhis namun dia tidak berkomentar).
Apabila telah lewat tujuh hari belum menyembelih aqiqah, maka sah untuk menyembelih pada hari keempat belas atau hari keduapulu satu, dan jika bayi itu meninggal sebelum hari ketujuh tidak perlu aqiqah baginya.