Pusat Aqiqah Cimahi Bandung Barat

Tampilkan postingan dengan label akikah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label akikah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Desember 2017

Aqiqah Sudah di Masak, Praktis dan Hemat

Pusat Aqiqah Cimahi Bandung Barat

Assalamualaikum Ayah Bunda,...

Alhamdulillah kami Pusat Aqiqah Cimahi sudah berpengalaman menjadi penyedia jasa Aqiqah Cimahi dari tahun 2013. Pusat Aqiqah Cimahi  menyediakan paket Aqiqah yang beragam sesuai dengan kebutuhan dan konsisi dari ayah bunda. Selain itu dengan beraqiqah di Pusat Aqiqah Cimahi berarti Ayah Bunda menjadi bagian dari penyantun anak yatim, karena dengan aqiqah di Pusat Aqiqah Cimahi artinya anda bersedekah untuk anak yatim di pesantren yatim al Hilal. Kami menyediakan paket aqiqah Bintang 1 sampai bintang 3 khusus bagi ayah  bunda yang tidak mau repot karena bisa dipesan langsung samapai menjadi nasi kotak. Menyediakan Masakan Aqiqah sudah siap di bagikan, Praktis, hemat dan mudah.





Inilah contoh nasi kotak aqiqah di pusat aqiqah cimahi dan bandung barat.
untuk lebih lengkapnya bisa berkunjung ke www.aqiqahalhilal,com

Aqiqah dengan masakan terjamin kehalalanya dan rasanya yang enak.
anda tinggal membagikan masakan aqiqah kepada keluarga, tetangga dan saudara.
Aqiqah di pusat aqiqah cimahi bandung barat sangat praktis murah dan mudah

Aqiqah Cimahi 
Aqiqah Cipageran
Aqiqah Cihanjuang
Aqiqah Padasuka
Aqiqah Bandung Barat
Aqiqah Padalarang
Aqiqah Ngamprah
Aqiqah Tani Mulya






Konsumen Pusat Aqiqah Cimahi Bandung Barat


Konsumen Pusat Aqiqah Cimahi Bandung Barat tidak hanya dari dalam negeri, tidak hanya yang aqiqah dari cimahi bandung barat. Tetapi juga ada yang aqiqah dari luar negeri.
Ini Contihnya :








Alhamdulillah terima kasih pak arif yg sekarang tinggal di negara inggris untuk mengaqiqahkan putrinya di al hilal semoga menjadi putri yg sholehah aamiin yrb

Aqiqah Cimahi Bandung Barat sudah di percaya lebih dari 3000 konsumen se Bandung Cimahi dan Kabupatan Bandung Barat

web Site nya bisa berkunjung ke www.aqiqahalhilal.com

Pusat Aqiqah Cimahi Bandung Barat

Khusus BANDUNG, CIMAHI DAN BANDUNG BARAT & Sekitar...
AQIQAH Sekaligus BERSEDEKAH? Disini Tempatnya…

Mengapa MEMILIH Aqiqah di AL-HILAL?
1. Pilihan hewan, proses penyembelihan dan masak dijamin memenuhi syarat sahnya aqiqah
2. Kami menyediakan hewan aqiqah mentah atau sudah diolah menjadi masakan sate, gule, dll (DIANTAR GRATIS)
3. Kualitas & rasa masakan aqiqah terjamin karena dikelola oleh juru masak yang berpengalaman
4. Aqiqah Anda Insya Alloh berkah karena disini anda sekaligus bersedekah (Setelah dikurangi biaya operasional keuntungan dari usaha ini digunakan untuk mendukung program anak yatim)
5. Mendapatkan sertifkat aqiqah  & buku risalah aqiqah
6. Masakan Aqiqah Bisa Dibantu mendistribuskan ke panti-panti asuhan dan desa untuk support program sosial & dakwah di daerah bandung, Cimahi, Bandung Barat dan sekitarnya
7. Maasakan Aqiqah Halal & higienis serta pengelolaan sesuai syariat



Kontak Cabang Bandung Barat

Iwan Setiawan

HP/SMS/WA 085257351628

Kamis, 21 Desember 2017

KUMPULAN DOA IBU HAMIL

etiap orang tua tentu menginginkan anak yang sehat, cerdas, pintar dan berakhlak baik. Maka tak sedikit wanita yang sedang mengandung melakukan banyak hal seperti senam hamil, yoga ibu hamil dan terapi medis.
Namun sebagai orang yang beragama tentunya tidak akan seimbang bila tidak disempurnakan dengan berdoa.
Dibawah ini ada beberapa doa yang bisa diamalkan oleh semua muslim khusus nya wanita yang sedang hamil

Hasil gambar untuk doa kandungan
1. QS. Ali Imran 35-36
Doa untuk ibu hamil yang pertama yaitu diambil dari surat Ali Imran 35-36. Berikut adalah bacaan latinnya :
“Bismillahhirrahmaanir rahiim, Robbi inni nadzartu laka maa fii bathnii muharroron fataqobbalminnii, Innaka antas sami’ul alim”
Arti dari potongan surat di atas yaitu : Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku manjadi hamba yang shaleh dan berkhidmat karena itu terimalah (nazar) itu daripadaku. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mengetahui dan aku mohon perlindungan untuknya dan keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari setan yang terkutuk.
2. QS. Ali Imran 38
Doa ibu hamil yang satu ini bertujuan agar mendapat keturunan yang baik. Berikut adalah bacaan latinnya :
“Rabbii habli miladunka dzurriyyatan thoyyibah. Innaka sammi’uddu’aa”
Arti dari potongan surat di atas yaitu : Ya Allah berikanlah kepadaku dari sisi-Mu keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau adalah pendengar permohonan (doa)
3. QS. Ibrahim 40
Selanjutnya doa untuk ibu hamil ini berasal dari potongan surat Ibrahim 40, yang berbunyi :
“Robbij’alnii muqiimash sholaati wa min dzurriyatii robbanaa wa taqobbal du’aa”
Arti dari penggalan surat tersebut yaitu : Ya Tuhanku jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan kami perkenankanlah doaku.
4. QS. Al Furqan 74
Doa ibu hamil selanjutnya yaitu doa memohon keturunan yang menenangkan hati yang ada di dalam QS. Al Furqan 74, yang bertujuan untuk memiliki keturunan yang dapat menjadi penenang hati tentu menjadi dambaan bagi setiap orang dan jika menginginkan hal sama, bunda bisa melafalkan potongan surat Al-Furqan ayat 74 yang berbunyi:
“rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wadzurriyyaatinaa qurrata a’yuniw waaj’alnaa lilmuttaqiina imaaman”
Yang dimana artinya yaitu:
Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa.
5. Doa Memohonkan Kecerdasan dan Kebaikan Bagi Si Bayi
Memiliki anak yang cerdas dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan Islam tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi orangtua. Bagi Anda yang ingin anak Anda dikaruniai dengan kecerdasan dan senantiasa berbuat kebaikan, Anda wajib mengucapkan doa ibu hamil ini:
“Allahummaj’alhu shahiihan kamilan wa’aqilan haa dziqan wa’aaliman’aamilan. Allahumma thawwil umrahu washahhih jasadahu wahassin khuluqohu wafashshih lisaa nahu. Wa ahsin shautahu li qiraa atil hadiitsi wal qur’aan. Wawasi’rijqahu. Wajalhu insaanan kaamilan saaliman fiddunya wal aakhirah. Bibirakati sayyidiina Muhammaddin shallallahu’alaihi wasallam wal hamdu lillahi rabbil’aalimiina. Aamin, aamin aamin yaa robbal aalamin.”
Artinya: Ya Allah semoga Engkau jadikan bayi ini sehat, sempurna, berakal cerdas, dan mengerti dalam urusan agama. Ya Allah semoga Engkau memberikan kepada bayi ini umur yang panjang, sehat jasmani dan rohani, bagus budi perangainya, fasih lisannya, serta bagus suaranya untuk membaca dan Al Quran. Dan tinggikanlah derajatnya dan luaskanlah rizikinya. Dan jadikanlah bagi manusia yang sempurna selamat di dunia dan akhirat.
itu lah beberapa kumpulan doa untuk ibu hamil.
semoga bermanfaat.

sumber dari :http://aqiqahalhilal.com/kumpulan-doa-ibu-hamil/

CERDAS DAN SHALIH SEJAK DALAM KANDUNGAN

Memiliki anak yang cerdas dan sholeh pasti merupakan dambaan setiap orang tua. Harapan itu bukanlah suatu hal yang mustahil apabila dipersiapkan sejak dini. Bukan berarti harus menunggu punya anak terlebih dahulu untuk mempersiapkan semua itu, tetapi bisa dipersiapkan sejak anak masih didalam kandungan, ataupun bahkan sejak orang tua belum menikah pun juga sudah bisa mempersiapkan.

Hasil gambar untuk cerdas dari kandungan
Siapa yang tidak bangga apabila memiliki anak yang berprestasi disekolah? Siapa yang tidak bangga apabila anak-anaknya memiliki bakat dan karya yang bermanfaat? Siapa yang tidak merasa bahagia memiliki anak-anak yang sholeh? Siapa pun itu, bagaimana pun kondisi sosial dan ekonomi seseorang, pasti menginginkan anak-anaknya pintar, sukses, dan berakhlak baik.
Memiliki anak yang cerdas dan pintar bukanlah suatu hal yang gampang. Bagaimana memilihkan sekolah yang terbaik untuknya, menjaga makanan yang masuk ke dalam perutnya, mengontrol jam belajar dan rutinitas sehari-harinya, memberi les tambahan seperti les bahasa diluar jam sekolahnya dll. Setiap orang tua berusaha memberikan yang terbaik sesuai kemampuan masing-masing. Namun, tahukah kita sebenarnya pendidikan anak bisa dimulai sejak anak dalam kandungan? Tentu saja bukan seperti orang dewasa dengan mengajari membaca atau berhitung kepada si janin. Tapi bayi di dalam kandungan dapat mendengar bunyi-bunyi tertentu sambil mengalami sensasi tertentu.
Misalnya, tatkala si Ibu mengatakan ‘tepuk’, anak dalam kandungan mendengar bunyi ‘t-e-p-u- dan k’, karena pada saat yang bersamaan si ibu menepuk perutnya. Kombinasi bunyi dan pengalaman ini memberi kesempatan bagi anak dalam kandungan untuk belajar memahami hubungan tentang bunyi dan sensasi pada tingkat pengenalan praverbal.
Otak adalah suatu organ yang komponen lemaknya ± 60%. Pada masa perkembangan janin dalam kandungan, otak mengambil 70% dari total energi ibu. Selama dalam kandungan sampai dengan bayi lahir untuk perkembangan otak dan saraf yang optimal dibutuhkan asam lemak esensial yang spesifik misalkan decosahexanoic Acid (DHA) yaitu asam lemak tak jenuh rantai panjang (polyunsaturated fatty acids).
Perlu diketahui bahwa perkembangan otak manusia dimulai dalam kandungan dan perkembangannya menjadi lambat setelah usia 3 tahun, jadi DHA penting pada fase ini.
Beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dalam bidang perkembangan pra lahir menunjukan bahwa selama berada dalam rahim, anak dapat belajar, merasa, dan mengetahui perbedaan antara gelap dan terang. Ketika umur kandungan telah mencapai lima bulan, maka instrumen indra anak dalam kandungan sudah potensial menerima stimulasi dan sensasi dari luar rahim, seperti indra peraba bayi sudah bisa merasakan sentuhan dan rabaan orang tuanya, indra pendengaran bayi sudah mampu mendengar, misalnya suara khas ibunya, dan indra penglihatan bayi sudah mampu melihat sinar terang dan gelap di luar rahim. Dengan latihan pendidikan pralahir berarti memberikan stimulasi sistematis bagi otak dan perkembangan saraf bayi sebelum dilahirkan. Selain itu, latihan-latihan edukatif pra lahir membantu bayi lebih efektif dan efisien dan menambah kapasitas belajar setelah ia dilahirkan.
Rasulullah bersabda: “Mana­kala seseorang di antara kalian sebelum menggauli istrinya terlebih dahulu mengucapkan ‘Bismillaahi, Allohumma janib­ naasy syaithoona wa jannibi syaithoona maa rozaqtanaa’ (dengan menyebut nama Allah, Ya Allah, hindarkanlah kami dari gangguan setan dan hindarkan pula anak yang akan Engkau anugrahkan kepada kami dari gangguan setan) kemudian dilahirkanlah dari keduanya seorang anak, niscaya selamanya setan tidak akan mengganggunya.”
(Muttafaqun ‘Alaihi).
Subhanallah, Rasulullah sendiri yang mengatakan bahwa seorang anak yang lahir dengan awal yang baik maka selamanya tidak akan diganggu setan. Tidakkah kita terpesona dengan kalimat-kalimat di atas?
sumber dari : http://aqiqahalhilal.com/cerdas-dan-shalih-sejak-dalam-kandungan/

aqiqah bandung
aqiqah cimahi
aqiqah murah cimahi
aqiqah murah bandung


Selasa, 21 Juli 2015

Cerdas dan Sholeh sejak dalam Kandungan


Memiliki anak yang cerdas dan sholeh pasti merupakan dambaan setiap orang tua. Harapan itu bukanlah suatu hal yang mustahil apabila dipersiapkan sejak dini. Bukan berarti harus menunggu punya anak terlebih dahulu untuk mempersiapkan semua itu, tetapi bisa dipersiapkan sejak anak masih didalam kandungan, ataupun bahkan sejak orang tua belum menikah pun juga sudah bisa mempersiapkan.
Siapa yang tidak bangga apabila memiliki anak yang berprestasi disekolah? Siapa yang tidak bangga apabila anak-anaknya memiliki bakat dan karya yang bermanfaat? Siapa yang tidak merasa bahagia memiliki anak-anak yang sholeh? Siapa pun itu, bagaimana pun kondisi sosial dan ekonomi seseorang, pasti menginginkan anak-anaknya pintar, sukses, dan berakhlak baik.

Memiliki anak yang cerdas dan pintar bukanlah suatu hal yang gampang. Bagaimana memilihkan sekolah yang terbaik untuknya, menjaga makanan yang masuk ke dalam perutnya, mengontrol jam belajar dan rutinitas sehari-harinya, memberi les tambahan seperti les bahasa diluar jam sekolahnya, dll. Setiap orang tua berusaha memberikan yang terbaik sesuai kemampuan masing-masing. Namun, tahukah kita, sebenarnya pendidikan anak bisa dimulai sejak anak dalam kandungan? Tentu saja bukan seperti orang dewasa dengan mengajari membaca atau berhitung kepada si janin. Tapi bayi di dalam kandungan dapat mendengar bunyi-bunyi tertentu sambil mengalami sensasi tertentu.
Misalnya, tatkala si Ibu mengatakan 'tepuk', anak dalam kandungan mendengar bunyi 't-e-p-u- dan k', karena pada saat yang bersamaan si ibu menepuk perutnya. Kombinasi bunyi dan pengalaman ini memberi kesempatan bagi anak dalam kandungan untuk belajar memahami hubungan tentang bunyi dan sensasi pada tingkat pengenalan praverbal.
Otak adalah suatu organ yang komponen lemaknya ± 60%. Pada masa perkembangan janin dalam kandungan, otak mengambil 70% dari total energi ibu. Selama dalam kandungan sampai dengan bayi lahir untuk perkembangan otak dan saraf yang optimal dibutuhkan asam lemak esensial yang spesifik misalkan decosahexanoic Acid (DHA) yaitu asam lemak tak jenuh rantai panjang (polyunsaturated fatty acids).Perlu diketahui bahwa perkembangan otak manusia dimulai dalam kandungan dan perkembangannya menjadi lambat setelah usia 3 tahun, jadi DHA penting pada fase ini.
Beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan dalam bidang perkembangan pra lahir menunjukan bahwa selama berada dalam rahim, anak dapat belajar, merasa, dan mengetahui perbedaan antara gelap dan terang. Ketika umur kandungan telah mencapai lima bulan, maka instrumen indra anak dalam kandungan sudah potensial menerima stimulasi dan sensasi dari luar rahim, seperti indra peraba bayi sudah bisa merasakan sentuhan dan rabaan orang tuanya, indra pendengaran bayi sudah mampu mendengar, misalnya suara khas ibunya, dan indra penglihatan bayi sudah mampu melihat sinar terang dan gelap di luar rahim. Dengan latihan pendidikan pralahir berarti memberikan stimulasi sistematis bagi otak dan perkembangan saraf bayi sebelum dilahirkan. Selain itu,latihan-latihan edukatif pra lahir membantu bayi lebih efektif dan efisien dan menambah kapasitas belajar setelah ia dilahirkan.

Para peneliti telah menemukan banyak hal, mengenai keistimewaan pendidikan pralahir ini, diantaranya adalah: peningkatan kecerdasan otak bayi, keseimbangan komunikasi lebih baik antara anak (yang telah mengikuti program pendidikan pralahir) dengan orang tuanya, anggota keluarganya dan atau dengan lingkungannya dibanding dengan teman-temannya yang tidak mengikuti program pendidikan pralahir. Dr.Craig dari University of Al-abama menunjukkan bahwa program-program stimulasi dini meningkatkan nilai tes kecerdasan dalam pelajaran utama pada semua anak yang diteliti dari masa bayi hingga usia 15 tahun. Anak-anak tersebut mencapai kecerdasan 15 hingga 30 persen lebih tinggi.
Sebenarnya, keistimewaan-keistimewaan pendidikan anak dalam kandungan (anak pralahir) merupakan hasil dari sebuah proses yang sistematis dengan merangkaikan langkah, metode dan materi yang dipakai oleh orang tuanya dalam melakukan pendidikan (stimulasi edukatif) dan orientasi serta tujuan ke mana keduanya mengarah dan mendidik. Bahkan dalam Islam, pendidikan pralahir ini hendaklah dimulai sejak awal pembuahan (proses nuthfah). Artinya, seorang yang menginginkan seorang anak yang pintar, cerdas, terampil dan berkepribadian baik (saleh/salehah), ia harus mempersiapkan perangkat utama dan pendukungnya terlebih dahulu.
Adapun persiapan yang perlu dilakukan adalah memulai dan melakukan hubungan biologis secara sah dan baik, serta berdoa kepada Allah agar perbuatannya tidak diganggu setan dan sia-sia. Selain itu,menggantungkan permohonan hanya kepada Allah semata agar dikaruniai seorang anak yang shaleh.

Rasulullah bersabda: "Manakala seseorang di antara kalian sebelum menggauli istrinya terlebih dahulu mengucapkan 'Bismillaahi, Allohumma janibnaasy syaithoona wa jannibi syaithoona maa rozaqtanaa' (dengan menyebut nama Allah, Ya Allah, hindarkanlah kami dari gangguan setan dan hindarkan pula anak yang akan Engkau anugrahkan kepada kami dari gangguan setan), kemudian dilahirkanlah dari keduanya seorang anak,niscaya selamanya setan tidak akan mengganggunya." (Muttafaqun 'Alaihi).
Subhanallah, Rasulullah sendiri yang mengatakan bahwa seorang anak yang lahir dengan awal yang baik maka selamanya tidak akan diganggu setan. Tidakkah kita terpesona dengan kalimat-kalimat di atas?

Praktek memberikan stimulus pendidikan anak dalam kandungan telah dilakukan jauh sebelum teori dan praktek di atas dikembangkan. Konon,Nabi Zakaria telah memberikan stimulasi pendidikan pada anak pralahir yaitu anak yang dikandung oleh istrinya, sebagaimana diisyaratkan dalam Al-Qur'an surat Maryam (19) ayat 10-11. Di dalamnya dijelaskan bahwa pelayanan stimulasi pendidikan yang dilakukan oleh Nabi Zakaria telah membuahkan hasil yang yang bagus, yakni anak yang memiliki kecerdasan tinggi dalam memahami hukum-hukum Allah. Selain itu digambarkan pula bahwa anak yang dikaruniai itu adalah sosok yang terampil dalam melaksanakan titah Allah, memiliki fisik yang kuat, sekaligus seorang anak yang sangat berbakti kepada orang tuanya, sebagaimana diisyaratkan pada kelanjutan ayat 12-15 masih dalam surat yang sama. Bahkan,kemudian anak tersebut dipercaya dijadikan pewaris tunggal orang tuanya yakni tugas kenabian. Subhanallah. Ini adalah suatu praktek pendidikan anak dalam kandungan yang dilakukan secara bersama antara suami dan istri dengan kesamaan visi dan misi yaitu orientasi pendidikan yang bersumber pada motivasi untuk memurnikan keesaan Allah semata. Sebuah kondisi yang membuahkan keridhaan Allah sehingga dengan curahan rahmat-Nya keberkahan pun mengalir mengiringi laju bahtera rumah tangga tersebut.

"Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan daripadanya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka,setelah dicampurinya, istrinya itu mengandung kandungan yang ringan,dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala dia merasa berat, keduanya (suami-istri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya berkata, 'Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh,tentulah kami termasuk orang-orang yang bersyukur'." (Al-A'raaf : 189)
"Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman):"Bukankah Aku ini Tuhanmu". Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi"." (QS. Al-A'raaf: 172).
Pernyataan ini harus terus melekat dalam cita-cita hidup dan kehidupan setiap manusia, mulai sejak alam rahim (alam kandungan ibu),di dalam alam dunia, dan sampai alam akhirat.
Sebagai orang tua yang memegang prinsip ajaran Islam, sebaiknya ia dapat memformulasikan keyakinannya itu dalam kehidupan anak-anaknya kelak. Hal mendasar yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan contoh kebiasaan-kebiasaan beribadah bagi anaknya yang sedang tumbuh dan berkembang dalam kandungannya.

Untuk mencapai sifat-sifat kesempurnaan akhlak ini hendaklah orangtuanya memberikan contoh-contoh positif bagi anak-anaknya termasuk anak yang masih dalam kandungannya. Contoh keteladanan orang tua kepada anak yang masih dalam kandungan cukup hanya dengan memberikan sensasi-sensasi positif,dengan lembut penuh kasih sayang yang berorientasi kepada akhlak,seperti berbicara sopan, penuh rasa hormat, dan kasih sayang,mengharapkan anak-anak dalam kandungan responsif dan mengulang-ngulang latihan/sensasi tersebut, dengan rasa tenang dan senang.

Dengan membiasakan langkah-langkah sederhana dalam berbagai materi yang dapat memberikan sensasi atau stimulasi di mana si Bayi didalam kandungan dapat menjawab atau meresponsnya, diharapkan si anak kelak dapat lebih banyak menerima dan meningkatkan minat dan keterampilan pada hal-hal yang baru. Seperti membiasakan dalam rutinitas shalat fardhu diawal waktu,  berpuasa sunnah, shalat qiyamul lail, mengaji dan banyak ibadah lain adalah suatu contoh keteladanan orang tua kepada anak sejak dalam kandungan. Dengan demikian berarti si anak tersebut telah terbiasa diajak belajar menjalani ibadah dalam rangka taqarrub kepada Allah Swt. Sehingga keadaan tersebut dengan sendirinya akan meningkatkan daya kecerdasan otak dan sensitif terhadap suasana ilmiah si anak pralahir.

Referensi:
Abdurrahman, Jamal. 2005. Tahapan Mendidik Anak Teladan Rasulullah. Bandung: Irsyad Baitus Salam.



Rabu, 25 Februari 2015

Tata Cara Menyembelih Hewan Aqiqah

Bagaimana tata Cara  menyembelih hewan akikah (Aqiqah),

aqiqah bandung
Pemotongan Hewan Aqiqah
Pertama orang yang menyembelih disunnahkan membaca Basmallah dan menyebutkan nama anak yang di aqiqah bin/binti ayahnya, Dasar Hukumnya Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Baihaqi dengan sanad hasan, dari Aisyah r.a. bahwa Nabi Saw menyembelih hewan akikah (Aqiqah) untuk Hasan dan Husain, dan beliau bersabda. "Ucapkanlah, Dengan Nama Allah. Ya Allah, untuk-Mu dan kepada-Mu akikah si Fulan."

Teknisnya bisa saja jika bacaannya dipendekkan dengan hanya mengucap bismillah maka itu lebih utama karena kesahihan hadis di atas masih diperdebatkan.

Bagimana dengan proses pemotongan anggota badan hewan Aqiqah / akikah , Disunnahkan juga memisah-misahkan anggota badan hewan akikah (Aqiqah), dan dilarang meremukkan tulang-tulangnya.

Apa yang Dilakukan Setelah Penyembelihan?
Setelah penyembelihan hewan selesai, hendaknya kaum Muslimin waspada, jangan sampai melumuri kepala bayi dengan darah hewan akikah (Aqiqah), karena hal itu merupakan kebiasaan kaum Jahiliyah. Akan tetapi, hendaknya kepala bayi tersebut dilumuri dengan minyak za'faran.

Disunnahkan memakan hewan akikah (Aqiqah), boleh juga menghadiahkannya atau menyedekahkannya kepada orang lain, karena akikah (Aqiqah) adalah menyembelih hewan yang hukumnya sunnah maka hukumnya sama dengan hewan kurban.

Rafi'I berkata, "Sunnah memberikan bagian kaki dari hewan akikah (Aqiqah) kepada bidan atau dokter (yang membantu proses kelahiran) sebagaimana yang disebutkan dalam sunnah al-Baihaqi, dari Ali r.a. bahwa Rasulullah Saw memerintahkan Fatimah ra. "Timbanglah rambut al-Husain, kemudian bersedekah dengan perak (seberat rambut yang ditimbang) dan berikanlah bagian kaki hewan akikah (Aqiqah) kepada wanita yang membantu proses kelahiran." (Diriwayatkan secara mauquf sampai pada Ali r.a.)

Disunnahkan juga memasak daging hewan akikah (Aqiqah) sehingga masakannya menjadi manis, dengan harapan agar sang bayi kelak memiliki akhlak yang baik dan terpuji.

Syarat Sah Pelaksanaan Aqiqah / Akikah

Mungkin banyak yang belum paham apa saja syarat-sayarat di terimanya Aqiqah / Akikah. Sebaiknya kita harus mengetahui  apa saja syaratnya agar aqiqah / akikah kita di terima. Sangat di sayangkan, kita mengeluarkan dana, waktu untuk aqiqah / akikah tetapi tidak di terima oleh Allah SWT sebagai ibadah.

Pertama kita harus tahu dulun apa pengertian Aqiqah / Akikah , secara definisi aqiqah / akikah berarti menyembelih kambing atau domba pada hari ketujuh (7) kelahiran seseorang anak. Secara bahasa, akikah / Aqiqah berarti pemotongan. Akikah / Aqiqah hukumnya sunah muakkadah bagi mereka yang mampu, bahkan sebagian ulama menyatakan wajib. Dasar Hukumnya adalah sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Seorang anak yang baru lahir tergadaikan oleh akikahnya. Maka disembelihkan kambing untuknya pada hari ke tujuh, dicukur rambutnya dan diberi nama”. (HR. Ashabussunah)
Selanjutnya  Imam Ahmad dan Tirmidzi meriwayatkan dari Ummu Karaz Al Ka’biyah bahwa ia bertanya kepada Rasulullah tentang Aqiqah / akikah. Beliau bersabda, “Bagi anak laki-laki disembelihkan dua ekor kambing dan bagi anak perempuan disembelihkan satu ekor. Dan tidak akan membahayakan kamu sekalian, apakah (sembelihan itu) jantan atau betina.”

Apa Saja Syarat Syahnya Aqiqah / Akikah

(1) , Hewan dengan Sifat Sembelihan yang Layak (Sah) Sebagai Akikah (Aqiqah)
 Dasarnya adalah Hadist dari Imam Nawawi ra berkata dalam kitabnya, al-Majmu':  "Hewan yang layak (sah) disembelih sebagai Akikah (Aqiqah) adalah domba yang dewasa dan kambing yang dewasa yang sudah memiliki gigi seri (gigi depan). Tambahan lainnya adalah Domba dan kambing itu harus selamat dari cacat. Karena Akikah (Aqiqah) adalah mengalirkan darah secara syar'i (sesuai dengan ketentuan Islam) maka sifat-sifat hewan yang disembelih untuk Akikah (Aqiqah) sama dengan sifat-sifat hewan yang disembelih untuk kurban, sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud dengan sanad sahih sahih bahwa Ibnu Abbas r.a. berkata "Rasulullah mengaqiqahkan Hasan da Husain masing-masing dengan seekor domba."

Berapa Jumllah Hewan Yang Harus di Potong untuk Berdasarkan hadis di atas, sifat-sifat hewan yang disembelih sebagai Akikah (Aqiqah)  Untuk anak laki-laki disembelihkan dua ekor kambing sebagai aqiqahnya dan untuk anak perempuan satu ekor saja. Hadis-hadis yang menjelaskan bahwa anak laki-laki di aqiqah / akikah kan dengan dua ekor kambing adalah hadis-hadis yang memiliki kelebihan (jika dibandingkan dengan hadis-hadis yang menjelaskan bahwa anak laki-laki diaqiqahkan dengan satu kambing).

Oleh karena itu, hadis-hadis yang dijelaskan bahwa anak laki-laki diaqiqahkan dengan dua ekor kambing lebih layak diterima. Hal ini diperkuat lagi oleh perkataan Ibnu Abbas ra. "bahwa Rasulullah Saw mengakikahkan (Hasan dan Husain) masing-masing dua ekor domba."

(2)Kapan Waktu Penyembelihan Hewan Aqiqah / akikah
Berdasarkan Hadist Nabi, penyembelihan hewan akikah (Aqiqah) dilaksanakan pada hari ketujuh setelah lahirannya seorang bayi, dengan menghitung hari kelahirannya. Jadi, hewan akikah (Aqiqah) disembelih pada hari keenam, jika hari kelahiran tidak dihitung. Apabila sang anak dilahirkan pada malam hari maka dihitung dari hari setelah malam kelahiran itu.

Penyembelihan hewan akikah (Aqiqah) dilaksanakan pada hari ketujuh, sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi dari Abdullah ibn Buraidah, dari ayahnya, dari Nabi Saw, beliau bersabda, "Hewan akikah (Aqiqah) itu disembelih pada hari ketujuh, hari keempat belas, dan hari kedua puluh satu."

Pendapat Pertama : Mazhab Hanbali, akikah (Aqiqah) disembelih pada hari ketujuh dan seterusnya, kelipatan tujuh. Mereka memiliki beberapa riwayat (yang dapat dijadikan dalil).

Pendapat Kedua : Mazhab Syafi'I disebutkan bahwa penyebutan tujuh itu untuk ikhtiyar (pilihan) bukan keharusan. Rafi'I menambahkan bahwa waktu penyembelihan hewan akikah (Aqiqah) dimulai dari kelahiran bayi.

Ada yang bertanya bagaimana jika akikah / aqiqahnya sudah dewasa , penjelasan dari Imam Syafi'i adalah, "Makna hadis itu adalah penyembelihan akikah (Aqiqah) diusahakan tidak ditangguhkan hingga melewati hari ketujuh. Namun jika memang belum sempat berakikah sampai sang bayi telah mencapai usia baligh, maka gugurlah tanggung jawab orang yang seharusnya mengakikahkannya. Tetapi, jika sang anak ingin berakikah untuk dirinya sendiri maka ia boleh melakukannya.

Pendapat Ulama lainya mengatakan, "Tanggung jawab untuk mengakikahkan tidak hilang walaupun tidak dilaksanakan pada hari ketujuh, namun disunnahkan agar tidak terlambat sampai usia balig."
Salah Satunya adalah Imam an-Nawawi berkata, "Aku Abdillah al-Busyihi, salah seorang imam dalam mazhab kami berkata, "Jika tidak sempat menyembelih pada hari ketujuh maka di hari keempat belas, (jika belum juga dilaksanakan) maka di hari kedua puluh satunya, demikian terus pada kelipatan tujuh."